6 Sep 2013

Tips kuliah

Author: ALWIYAH alhiyet | Filed under: General

Tips-tips ini saya bagi menjadi 3 bagian besar, yaitu sebelum kuliah dimulai, selama kuliah, dan menghadapi ujian. Berikut adalah tips-tipsnya:

Sebelum Kuliah Dimulai

1. Orientasi Awal. Luangkanlah waktu untuk melakukan orientasi kampus sebelum waktu orientasi sebenarnya (yang diselenggarakan oleh universitas) dimulai. Jelajahi semua gedung-gedung, fasilitas yang ada, serta lingkungan sekitar di luar kampus.

2. Kunjungi Perpustakaan Dalam dan Luar Kampus (yang terdekat). Mulailah melihat-lihat buku-buku yang disediakan di perpusatakaan universitas dan coba sesuaikan dengan apa yang ada di silabus kita. Layaknya semua buku yang diperlukan dalam silabus tersedia di perpustakaan kampus. Bila tidak, mulailah kita melihat alternatif yang ada: perpustakaan lain yang dekat dengan kampus atau dengan tempat tinggal kita. Intinya, kita harus memperoleh akses terhadap buku-buku wajib materi kuliah.

Setelah Kuliah Dimulai

1. Selalu hadir dalam kuliah. Jangan bolos kalau memang tidak mendesak. Tempatkan kuliah sebagai prioritas kita. Jadi kegiatan lainnya harus menyesuaikan jadwal kuliah. Dengan selalu hadir dalam kuliah, kita tidak akan ketinggalan materi. “Wong yang hadir tiap kuliah aja masih bisa kagak ngerti, gimana yang jarang hadir??”

2. Hadir lebih awal dan duduk di depan. Mungkin 5-10 menit lebih awal dan selalu duduk di depan. Bila tidak pede, mungkin baris kedua masih bisa ditolelir. Tujuan hadir lebih awal adalah agar kita benar-benar siap pada saat kuliah dimulai, sedangkan dengan duduk di depan, kita dapat mengarahkan atensi kita lebih mantap lagi dengan berkurangnya gangguan-gangguan lain di pandangan kita. Semakin banyak gangguan, semakin sulit kita menerima materi yang sedang disampaikan.

3. Rencanakan pertanyaan, tanyakan, dan jawablah kembali. Usahakan kita memiliki daftar pertanyaan untuk kuliah hari itu sebelum kita masuk kelas. Hal ini berarti kita perlu membaca materi yang akan disampaikan pada hari itu dan mencoba untuk mengertinya. Susun pertanyaan dari materi yang tidak kita mengerti. Tanyakan pada saat kuliah di kelas dan jangan tinggalkan pertanyaan tak terjawab. Setelah semua terjawab, baca kembali pertanyaan dan lengkapilah jawabannya saat di rumah setelah kembali dari kelas. Dengan demikian, bila pertanyaan itu muncul saat ujian, kita tidak akan menyesal seumur hidup karenanya! :)

4. Diskusi dengan teman. Buatlah kelompok diskusi untuk tiap mata kuliah. Orang bilang, 4 kepala lebih baik daripada 1 kepala. Nah, dengan adanya diskusi, kita dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar materi kuliah yang kita belum mengerti. Selain itu, kita juga jadi mengetahui kemampuan siswa lainnya, yang kemudian bisa menjadi cerminan posisi/prestasi kita dalam kelas.

5. Kerjakan tugas hari itu juga. Nah, untuk yang satu ini, ada trik khusus buat saya dalam menangani tugas-tugas yang ada. Maksud poin ini bukanlah kita harus menyelesaikan tugas itu pada hari yang sama kita menerimanya, namun kita memulainya pada hari itu juga. Bila memang bisa, sampai selesai bahkan. Namun prinsip saya di sini adalah sedikit demi sedikit menjadi bukit, jadi pelan-pelan akhirnya selesai juga tepat pada waktunya.

Menghadapi Ujian

1. Mulai 1-2 minggu sebelumnya. Rata-rata, yang saya alami, adalah bahwa waktu minimal yang diperlukan saya untuk dapat membaca dan mengerti semua materi ujian untuk suatu mata kuliah adalah 1-2 minggu sebelumnya. Waktu ini dimaksudkan agar saya tidak panik pas menjelang ujian. Tampil pede saat ujian adalah segalanya!

2. Bentuk grup diskusi. Nah, yang satu ini gampang-gampang susah. Kita perlu tahu siapa saja yang memang datang ke kampus itu untuk ‘menuntut ilmu’ dan bukan yang lainnya. Coba posisikan diri kita masuk ke dalam grup itu, nah semuanya pasti jadi lancar bilamana kita menemui kesulitan dalam memahami suatu materi. Dari grup kita, pasti ada saja yang mengerti bagian yang kita tidak mengerti. Hal ini melengkapi poin kita sebelumnya: Jangan tinggalkan pertanyaan tidak terjawab.

3. Tidur cukup. Yang satu ini sangat penting! Jangan sistem kebut semalam. Alhasil, pikiran kita penat, tidak bisa berpikir lurus. Jangankan melakukan hitung-hitungan, mungkin bikin kopi aja bisa salah kalau pikiran saya penat. Jadi yang satu ini selalu saya coba terapkan sehari sebelum ujian.

Demikian tips-tips yang saya bisa berikan. Mungkin teman-teman punya tips yang lain, silakan beri masukan di bagian comment. Terima kasih. Semoga bermanfaat!

6 Sep 2013

Tips sukses Kuliah

Author: ALWIYAH alhiyet | Filed under: General

Tips-tips ini saya bagi menjadi 3 bagian besar, yaitu sebelum kuliah dimulai, selama kuliah, dan menghadapi ujian. Berikut adalah tips-tipsnya:

Sebelum Kuliah Dimulai

1. Orientasi Awal. Luangkanlah waktu untuk melakukan orientasi kampus sebelum waktu orientasi sebenarnya (yang diselenggarakan oleh universitas) dimulai. Jelajahi semua gedung-gedung, fasilitas yang ada, serta lingkungan sekitar di luar kampus.

2. Kunjungi Perpustakaan Dalam dan Luar Kampus (yang terdekat). Mulailah melihat-lihat buku-buku yang disediakan di perpusatakaan universitas dan coba sesuaikan dengan apa yang ada di silabus kita. Layaknya semua buku yang diperlukan dalam silabus tersedia di perpustakaan kampus. Bila tidak, mulailah kita melihat alternatif yang ada: perpustakaan lain yang dekat dengan kampus atau dengan tempat tinggal kita. Intinya, kita harus memperoleh akses terhadap buku-buku wajib materi kuliah.

Setelah Kuliah Dimulai

1. Selalu hadir dalam kuliah. Jangan bolos kalau memang tidak mendesak. Tempatkan kuliah sebagai prioritas kita. Jadi kegiatan lainnya harus menyesuaikan jadwal kuliah. Dengan selalu hadir dalam kuliah, kita tidak akan ketinggalan materi. “Wong yang hadir tiap kuliah aja masih bisa kagak ngerti, gimana yang jarang hadir??”

2. Hadir lebih awal dan duduk di depan. Mungkin 5-10 menit lebih awal dan selalu duduk di depan. Bila tidak pede, mungkin baris kedua masih bisa ditolelir. Tujuan hadir lebih awal adalah agar kita benar-benar siap pada saat kuliah dimulai, sedangkan dengan duduk di depan, kita dapat mengarahkan atensi kita lebih mantap lagi dengan berkurangnya gangguan-gangguan lain di pandangan kita. Semakin banyak gangguan, semakin sulit kita menerima materi yang sedang disampaikan.

3. Rencanakan pertanyaan, tanyakan, dan jawablah kembali. Usahakan kita memiliki daftar pertanyaan untuk kuliah hari itu sebelum kita masuk kelas. Hal ini berarti kita perlu membaca materi yang akan disampaikan pada hari itu dan mencoba untuk mengertinya. Susun pertanyaan dari materi yang tidak kita mengerti. Tanyakan pada saat kuliah di kelas dan jangan tinggalkan pertanyaan tak terjawab. Setelah semua terjawab, baca kembali pertanyaan dan lengkapilah jawabannya saat di rumah setelah kembali dari kelas. Dengan demikian, bila pertanyaan itu muncul saat ujian, kita tidak akan menyesal seumur hidup karenanya! :)

4. Diskusi dengan teman. Buatlah kelompok diskusi untuk tiap mata kuliah. Orang bilang, 4 kepala lebih baik daripada 1 kepala. Nah, dengan adanya diskusi, kita dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar materi kuliah yang kita belum mengerti. Selain itu, kita juga jadi mengetahui kemampuan siswa lainnya, yang kemudian bisa menjadi cerminan posisi/prestasi kita dalam kelas.

5. Kerjakan tugas hari itu juga. Nah, untuk yang satu ini, ada trik khusus buat saya dalam menangani tugas-tugas yang ada. Maksud poin ini bukanlah kita harus menyelesaikan tugas itu pada hari yang sama kita menerimanya, namun kita memulainya pada hari itu juga. Bila memang bisa, sampai selesai bahkan. Namun prinsip saya di sini adalah sedikit demi sedikit menjadi bukit, jadi pelan-pelan akhirnya selesai juga tepat pada waktunya.

Menghadapi Ujian

1. Mulai 1-2 minggu sebelumnya. Rata-rata, yang saya alami, adalah bahwa waktu minimal yang diperlukan saya untuk dapat membaca dan mengerti semua materi ujian untuk suatu mata kuliah adalah 1-2 minggu sebelumnya. Waktu ini dimaksudkan agar saya tidak panik pas menjelang ujian. Tampil pede saat ujian adalah segalanya!

2. Bentuk grup diskusi. Nah, yang satu ini gampang-gampang susah. Kita perlu tahu siapa saja yang memang datang ke kampus itu untuk ‘menuntut ilmu’ dan bukan yang lainnya. Coba posisikan diri kita masuk ke dalam grup itu, nah semuanya pasti jadi lancar bilamana kita menemui kesulitan dalam memahami suatu materi. Dari grup kita, pasti ada saja yang mengerti bagian yang kita tidak mengerti. Hal ini melengkapi poin kita sebelumnya: Jangan tinggalkan pertanyaan tidak terjawab.

3. Tidur cukup. Yang satu ini sangat penting! Jangan sistem kebut semalam. Alhasil, pikiran kita penat, tidak bisa berpikir lurus. Jangankan melakukan hitung-hitungan, mungkin bikin kopi aja bisa salah kalau pikiran saya penat. Jadi yang satu ini selalu saya coba terapkan sehari sebelum ujian.

Demikian tips-tips yang saya bisa berikan. Mungkin teman-teman punya tips yang lain, silakan beri masukan di bagian comment. Terima kasih. Semoga bermanfaat!

7 Aug 2011

Pertanian di Indonesia

Author: ALWIYAH alhiyet | Filed under: General

PERTANIAN di INDONESIA
Pertanian memang hal yang tak penah bias untuk dipisahkan dari kehidupan kita. Karena bagaimanapun hidup kita semua bergantung pada pertanian, terutama di Indonesia, dimana Indonesia merupakan Negara agraris,yang sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Pertanian di Indonesia sangatlah beragam, dimulai dari pertanian palwija hingga pertanian rempah-rempah yang sangat mendunia. Sejak dulu memang negeri kita terkenal akan pertaniannya. Hingga membuat Negara lain ingin menguasainya, bahkan mampu membuat negeri ini terjajah.
Setelah Indonesia merdeka, sector pertanian di negeri ini sempat tergoncang, namun berkat pemerintah pada saat itu pertanian di Indonesia mulai bangkit kembali.
Beralih ke masa kini, rakyat Indonesia seakan-akan malu menyebut negaranya kaya akan pertanian. Mereka lebih bangga dengan industry-industri di bidang lain. Pertanian di Indonesia kini telah menunjukkan penurunan. Mengapa demikian ?? Karena Program-program pembangunan pertanian yang tidak terarah tujuannya bahkan semakin menjerumuskan sektor ini pada kehancuran.
Perjalanan pembangunan pertanian Indonesia hingga saat ini masih belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal jika dilihat dari tingkat kesejahteraan petani dan kontribusinya pada pendapatan nasional. Negara kita yang daahulunya mengekspor hasil pertanian pun kini malah meng-impor hasil pertanian (khususnya beras) dari Negara lain, begitu menyedihkan melihat keadaan Negara kita ini .
Potensi pertanian di Indonesia besar namun pada kenyataannya sampai saat ini sebagian besar dari petani kita masih banyak yang termasuk golongan miskin. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah bukan saja kurang memberdayakan petani tetapi juga terhadap sektor pertanian keseluruh.
Agak miris memang melihat pertanian di Indonesia, karena kini setiap lahan pertanian hampir kebanyakan telah dialih fungsikan untuk pembangunan, tanpa berfikir bagaimana pertanian Indonesia kedepannya. Seharusnya sebagai rakyat yang peduli akan lingkungan pertaniannya tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
Pembangunan pertanian di masa yang akan datang tidak hanya dihadapkan untuk memecahkan masalah-masalah yang ada, namun juga dihadapkan pula pada tantangan untuk menghadapi perubahan tatanan politik di Indonesia yang mengarah pada era demokratisasi yakni tuntutan otonomi daerah dan pemberdayaan petani. Disamping itu, dihadapkan pula pada tantangan untuk mengantisipasi perubahan tatanan dunia yang mengarah pada globalisasi dunia. Oleh karena itu, pembangunan pertanian di Indonesia tidak saja dituntut untuk menghasilkan produk-produk pertanian yang berdaya saing tinggi namun juga mampu mengembangkan pertumbuhan daerah serta pemberdayaan masyarakat. Ketiga tantangan tersebut menjadi sebuah kerja keras bagi kita semua apabila menginginkan pertanian kita dapat menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dapat menjadi motor penggerak pembangunan bangsa.

bit torrents lotus karls mortgage calculator mortgage calculator uk Original premium news theme